Tiga tahun lalu, Bu Sari hanya seorang ibu rumah tangga yang sesekali membuat kue untuk dipesan tetangga. Kini, usahanya berkembang pesat dengan omzet lebih dari Rp 8 juta per bulan berkat bimbingan dari komunitas Rumah Nisa.
"Dulu saya tidak punya niat buat usaha serius. Tapi setelah ikut program Rumah Nisa, saya jadi tahu cara foto produk yang bagus, cara bikin konten di Instagram, dan cara kelola keuangan," cerita Bu Sari bangga.
Transformasi Digital
Program literasi digital yang diselenggarakan Rumah Nisa menjadi titik balik bagi Bu Sari. Ia belajar cara membuat akun bisnis di Instagram, cara foto produk yang menarik dengan kamera HP, hingga cara menggunakan fitur iklan berbayar untuk menjangkau pelanggan lebih luas.
Dukungan Komunitas
Ketua Rumah Nisa, Ratih Mufti, SPt, mengatakan bahwa kisah Bu Sari adalah salah satu dari banyak kisah sukses anggota yang berhasil bertransformasi. "Tujuan kami adalah agar setiap perempuan bisa mandiri secara ekonomi," ujarnya.